Archive for the ‘Kompetensi Matematika’ Category

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika

Oleh: Ahmad Firdaus

A.  Pengertian dan Hakekat Pemecahan Masalah

Terdapat banyak interpretasi tentang pemecahan masalah dalam matematika. Di antaranya pendapat Polya (1985) yang banyak dirujuk pemerhati matematika. Polya mengartikan pemecahan masalah sebagai suatu usaha mencari jalan keluar dari suatu kesulitan guna mencapai suatu tujuan yang tidak begitu segera dapat dicapai. Sementara Sujono (1988) melukiskan masalah matematika sebagai tantangan bila pemecahannya memerlukan kreativitas, pengertian dan pemikiran yang asli atau imajinasi. Berdasarkan penjelasan Sujono tersebut maka sesuatu yang merupakan  masalah bagi seseorang, mungkin  tidak  merupakan masalah bagi orang lain atau merupakan hal yang rutin saja.

Ruseffendi (1991b) mengemukakan bahwa suatu soal merupakan soal pemecahan masalah bagi seseorang bila ia memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menyelesaikannya, tetapi pada saat ia memperoleh soal itu ia belum tahu cara menyelesaikannya. Dalam kesempatan lain Ruseffendi (1991a) juga mengemukakan bahwa suatu persoalan itu merupakan masalah bagi seseorang jika: pertama, persoalan itu tidak dikenalnya. Kedua, siswa harus mampu menyelesaikannya, baik kesiapan mentalnya maupun pengetahuan siapnya; terlepas daripada apakah akhirnya ia sampai atau tidak kepada jawabannya. Ketiga, sesuatu itu merupakan pemecahan masalah baginya, bila ia ada niat untuk menyelesaikannya.

Lebih spesifik Sumarmo (1994) mengartikan pemecahan masalah sebagai kegiatan menyelesaikan soal cerita, menyelesaikan soal yang tidak rutin, mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari atau keadaan lain, dan membuktikan atau menciptakan atau menguji konjektur. Berdasarkan pengertian yang dikemukakan Sumarmo tersebut, dalam pemecahan masalah matematika tampak adanya kegiatan pengembangan daya matematika (mathematical power) terhadap siswa. Baca lebih lanjut

Menyelesaikan Masalah Matematika dengan Menggunakan Tabel

P1250017Kita sering dihadapkan pada soal-soal matematika bentuk pemecahan masalah. Bentuk soal pemecahan masalah merupakan soal yang tidak rutin. Hal inilah yang menyebabkan kita sering kesulitan dalam menyelesaikan soal bentuk pemecahan masalah.
Banyak strategi pemecahan masalah yang sering digunakan, salah satunya menggunakan strategi membuat tabel. Berikut ini contoh strategi penggunaan tabel dalam menyeleaikan soal pemecahan masalah matematika.
Contoh 1
Sepuluh tahun yang lalu umur Ghazi adalah empat kali umur Fira. Tahun ini umur Ghazi dua kali umur Fira. Berapakah umur mereka masing-masing pada tahun ini? Baca lebih lanjut

Kecakapan Matematika

Kegiatan bermatematika siswaMatematika sebagai sarana pembentukan pola pikir siswa dapat diukur dari kemampuan atau kecakapannya (Mathematical Proficienncy). Rumusan kemampuan dan kecakapan matematika adalah sebagai berikut:

1.  Conceptual Understanding, yaitu kemencakupan konsep, operasi dan relasi dalam matematika yang dimiliki siswa.

2. Procedural Fluency, yaitu kemahiran siswa dalam menggunakan prosedur secara fleksibel, akurat, efisien, dan tepat.

3. Strategic Competence, yaitu kemahiran atau kemampuian siswa untuk merumuskan, menyajikan, serta memecahkan masalah-masalah matematika.

4. Adaptive Reasoning, yaitu kapasitas untuk memperkirakan, mereflkesikan, menjelaskan, dan menilai matematika.

5. Productive Disposition, yaitu kebiasaan siswa yang cevderung melihat matematika sebagai sesuatu yang masuk akal, berguna, dan berharga bersamaan dengan kepercayaan mereka terhadap ketekunan dan keberhasilan dirinya sendiri dalam matematika.

Sumber:

Kllpatrick et al (2001). Adding It Up: Helping Children Learn Mathematics